Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Terbaru Memblokir Rekening ATM Penipu Online

Artikel ini akan membagikan cara memblokir rekening ATM penting untuk Anda ketahui. Terutama bagi Anda yang mengalami hal penipuan dalam transaksi online. Simak panduan lengkapnya di sini!

Pada dasarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memblokir rekening ATM penipu yang telah ditentukan pihak bank. Tetapi tetap saja sebagian dari kita ada yang masih kebingungan saat melakukannya. Buat Anda yang kebetulan mengalami hal penipuan seperti ini, Anda kok langsung memblokir rekening penipu dengan beberapa syarat dan ketentuan yang telah diberlakukan. Namun biar gampangnya, mari simak langkah – langkahnya berikut ini.

Cara Terbaru Memblokir Rekening ATM Penipu Online

Cara Terbaru Memblokir Rekening ATM Penipu Online

Lewat SMS

Cara memblokir rekening ATM penipu online pertama yang bisa dicoba adalah lewat SMS. Buat pengguna kartu provider Telkomsel Anda bisa mengetikkan format, “penipuan#keterangan penipuan lalu kirim ke 5883”.

Sementara itu buat pengguna kartu XL, silakan ketikkan format, “lapor#nomor penipu#keterangan penipuan dan kirim ke 5883”. Dan untuk pengguna Indosat format yang harus diketik adalah seperti berikut, “SMS#nomor penipu#keterangan penipuan  kirim ke 726”.

Lewat Email

Adapun cara memblokir rekening ATM penipu online, atau cara membekukan rekening penipu selanjutnya adalah via email, berikut langkah yang bisa Anda ikuti :
  • Buka Email Anda seperti biasa.
  • Kirimkan email ke cybercrime@polri.go.id.
  • Isi judul dengan keterangan, (LAPOR) Penipuan Online.
  • Lalu, isikan keterangan, bukti transfer, kronologi dan hal penting lainnya. 
  • Selesai, Anda hanya perlu menunggu prosesnya.

Ke Kantor Polisi

Untuk melanjutkan ke tahapan selanjutnya agar bisa memblokir rekening ATM penipu online, maka langkah yang harus Anda lakukan adalah dengan datang ke kantor polisi. Namun sebelumnya ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, antara lain sebagai berikut. 

Menghubungi Bank

Ketika pertama kali Anda tersadar menjadi korban penipuan transaksi online, maka Anda harus segeraa menelepon pihak bank. Silakan jelaskan secara detail dan jelas mengenai penipuan yang Anda alami. Pihak bank akan segera melakukan pembekuan dana. 

Menyiapkan Bukti Transfer

Selanjutnya adalah menyiapkan bukti – bukti transaksi yang sudah Anda lakukan. Misalnya, percakapan Anda dengan penipu, baik lewat SMS, WhatsApp, Line atau lainnya. Hal penting yang harus ada, yakni bukti bahwasannya Anda telah bertransaksi dengan penipu. Makanya jika Anda hendak melakukan transfer lewat ATM, ada baiknya bukti transfer tidak langsung dibuang. 

Tetapi, jika Anda memiliki internet banking, Anda bisa langsung cek riwayat transaksi pada situs resmi bank yang Anda gunakan. 

Menyiapkan Data – Data Penipu

Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan data – data penipu. Catat semua hal yang ada kaitannya dengan data si penipu. Data – data penipu yang dimaksudkan di sini seperti nomor telepon penipu, nama penipu, nomor rekening penipu, email atau lapak online penipu. 

Lengkapi Dokumen Persyaratan

Ada hal penting lainnya yang harus Anda siapkan ketika ingin memblokir rekening ATM penipu online, yakni dokumen persyaratan seperti kronologi penipuan, fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk), surat permintaan pemblokiran yang berisikan tanda tangan di atas materai dan surat keterangan laporan ke kepolisian setempat.

Menyerahkan Syarat Pemblokiran yang Telah Disiapkan

Mungkin apabila kerugian yang Anda alami jumlahnya sangat sedikit pastinya Anda tidak akan melakukan pelaporan yang bisa dibilang cukup rumit. Namun bagaimana jika nominal yang Anda transferkan cukup besar? 

Apabila semua syarat sudah terkumpul, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menyerahkan syarat tersebut kepada pihak bank. Hal demikian dilakukan sebagai syarat resmi permohonan untuk dilakukannya pemblokiran rekening penipu online. Ingat, akan lebih baik lagi jika Anda langsung memberikan semua syarat ke kantor bank yang bersangkutan. 

Meskipun demikian, Anda juga bisa mengirimkan syarat – syarat pemblokiran rekening via email. Sayangnya, sebagian bank hanya dapat menerima email dengan attachment maksimal berukuran 1 MB, seperti bank BCA. Artinya, jika file yang akan Anda kirimkan memiliki ukuran cukup besar, otomatis pihak bank yang bersangkutan akan menolak email dari Anda. Jadi, disarankan agar Anda membuat laporan dengan langsung datang ke bank – bank terdekat. 

Menunggu Prosesnya

Setelah Anda menyerahkan semua persyaratan pemblokiran rekening ATM penipu, langkah berikutnya yang harus Anda lakukan adalah menunggu prosesnya. Nanti pihak bank yang akan menghubungi pemilik rekening yang Anda laporkan untuk dimintai klarifikasi. Biasanya dalam proses tersebut pihak bank akan mempertemukan antara pelapor dengan pihak penerima transfer. Tujuannya, agar bisa saling mengklarifikasi. 

Tetapi, jika jarak terlalu jauh maka prosesnya akan dilakukan lewat teleconference dengan perantara bank. 

Pengembalian Dana

Setelah proses verifikasi berhasil, selanjutnya Anda hanya perlu menunggu pengembalian dana. Agar Anda bisa tahu kapan dana tersebut akan dikembalikan, Anda bisa langsung meminta pihak bank untuk menghubungi Anda via telepon, SMS atau email jika dana sudah masuk. Dengan begitu Anda bisa langsung mengeceknya. 

Melanjutkan Tindakan Hukum

Jika dana sudah kembali ke rekening Anda, maka langkah terakhir yang bisa Anda lakukan adalah melajutkan ke jalur hukum. Hal tersebut memang menjadi hak masing – masing orang. Salah satu tujuan dari proses ini tidak lain agar penipu jera dan tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain.

Pada dasarnya selain bisa digunakan untuk penipuan transaksi online, cara di atas juga bisa dilakukan pada kasus lain, yakni kasus korban undian palsu, kejahatan perbankan, surat perintah transfer fiktif dan lain sebagainya.

Demikianlah cara terbaru memblokir rekening ATM penipu online yang bisa kami bagikan. Semoga informasinya bermanfaat.