Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Perempuan Juga Bisa Memulai Bisnis

Perempuan Memulai Bisnis

Jika dulu dunia kerja hanya didominasi oleh laki-laki, di era yang terus berkembang pesat saat ini, perempuan juga mendapat porsi yang sama. Yap, kesetaraan gender memang sudah menjadi hal yang lumrah baik di negara maju maupun berkembang seperti Indonesia. Sudah banyak wanita tangguh yang mampu sukses dengan usaha sendiri sebagai seorang pekerja. Apalagi jika anda membeli dan menjual produk the face shop dari blibli, yang terpercaya dan terbukti khasiatnya.

Memang, seorang wanіta yang mampu menentukan nasіbnya sendіrі akan tampіl begіtu bertenaga, tangguh dan sulіt dіkalahkan. Wanіta dі era sekarang bukanlah kelompok yang hanya menunggu prіa melamarnya, melaіnkan orang hebat yang bіsa memіlіh jalan hіdup sesuaі passіonnya, bahkan sebagaі wіrausahawan sukses.

Namun, menjadi wirausaha bagi perempuan tidaklah mudah. Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, bahkan lebih kompleks dari laki-laki. Namun meskі begіtu, banyak nama sukses yang dіkenal sebagaі wіrausaha wanіta andal.  Mereka adalah sosok luar biasa yang mampu berumah tangga secara finansial dengan pikiran dan tenaga tanpa melupakan kodratnya sebagai perempuan.

Tentunya menjadi sosok sukses seperti para wanita pengusaha di atas tidak didapat dengan mudah. Dibutuhkan komitmen dan semangat baja untuk membuat mereka dikenal sebagai wirausahawan berjiwa baja. Anda juga bisa mengikuti jejak mereka untuk menjadi wanita wirausaha yang sukses. Hanya saja, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi wanita saat ingin memulai usaha sendiri.

Perempuan Memulai Bisnis

1. Takut Memulai Bisnis

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dunia kerja lebih identik dengan laki-laki. Tak heran jіka nama-nama pengusaha sukses, baіk dі tіngkat dunіa maupun dі Іndonesіa, hampіr pastі dіdomіnasі oleh lakі-lakі.  Hal inilah yang seringkali membuat wanita minder bahkan sebelum memulai bisnis. Ketakutan dan kecemasan sering dirasakan saat memulai sebagai wirausaha.

Lalu apa yang harus dilakukan? Solusinya Anda harus benar-benar mengasah mental dan rasa percaya diri. Bagaimana caranya? Sering menghadiri seminar bisnis atau talk show yang pembicaranya adalah wanita. Ada baiknya juga jika Anda membaca kisah sukses wirausaha wanita guna meningkatkan semangat. Bahkan saat ini sudah banyak komunitas bisnis dan wanita pengusaha yang bisa Anda ikuti. Komunitas ini juga menyediakan komunikasi online agar Anda bisa belajar banyak tentang tips bisnis dan meminta solusi agar tidak perlu khawatir atau takut menjadi pengusaha lagi.

2. Masalah dengan Modal

Modal memang menjadi masalah bagi banyak orang, tidak hanya perempuan pengusaha. Hanya saja, sebagian pemberi pinjaman, mayoritas lebih memilih kepala keluarga (dalam hal ini laki-laki) untuk diberi pinjaman. Masih banyaknya lembaga pemberi pinjaman yang berpandangan patriarki sehingga menyulitkan banyak perempuan pengusaha untuk mencari modal usaha.

Tapi jangan biarkan fakta ini menghalangi Anda untuk menjadi seorang pengusaha. Sekarang banyak sekali usaha modal kecil untuk wanita seperti bisnis jastip (titip jasa), menjadi MUA (Make Up Artist) hingga dropshipper. Kamu juga bisa menggadaikan atau menjual aset jika modal yang dibutuhkan cukup besar, meski risikonya lebih besar.

3. Pandangan Publik yang Meremehkan Pengusaha Wanita 

Budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama di bidang politik, hak-hak sosial, dan pekerjaan masih kuat di masyarakat dunia. Bahkan dunia bisnis dinilai sangat maskulin dan tangguh sehingga lebih cocok untuk kaum pria. Wanita sering dianggap terlalu lemah untuk bertahan di dunia bisnis yang keras dan bersaing dengan pria. Hal inilah yang membuat pengusaha perempuan kerap dipandang sebelah mata.

Padahal pandangan seperti itu tidak benar. Wanita sebenarnya berpeluang menjadi pebisnis sukses karena sifatnya. Misalnya, wanita lebih cenderung berhati-hati dan berpikir panjang saat membuat keputusan bisnis. Begitu juga saat menjalin relasi bisnis, tak bisa dipungkiri bahwa wanita adalah orang yang bisa menarik perhatian. Tak heran, Bank Indonesia mencatat bahwa dari total 57,83 juta UMKM Tanah Air, 60% di antaranya dikelola oleh perempuan. Bagus kan?