Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ciri dan Tips Menghindari Penipuan Robot Trading

Monarchcb.com - Di era kini, trader terus dimudahkan dengan adanya robot forex. Tools berupa robot forex adalah aplikasi yg mampu bekerja dengan cara berdikari untuk mencari kesempatan profit di pasar forex. 

Robot tersebut mampu menjadi asisten trading untuk menemani serta menolong trader melakukan transaksi dengan cara otomatis, sesuai dengan analisa fundamental serta teknikal. Sehingga tidak jarang broker pun memperkenalkan jasa penyedia broker sebagai alat bantu untuk memaksimalkan trading.

robot trading berbahaya

Namun demikian, tidak semua penawaran broker tersebut bagus, berbagai diantaranya justru mampu menjebak trader ke dalam sistem tidak jelas.

Inilah Tips Menghindari Penipuan Robot Trading

1. Menjanjikan yg akan terjadi serta profit tidak masuk akal

Perhitungan profit sampai ribuan persen benar-benar tidak mungkin terjadi kecuali dengan taktik super jitu serta cocok sasaran. Jika ada perusahaan atau pihak yg menjanjikan profit yg tidak masuk akal, Kalian butuh berhati-hati.

2. Perusahaan ilegal

Modus penipuan dengan membikin situs perusahaan scam butuh diwaspadai. Kalian butuh mengecek broker atau perusahaan trading tersebut telah teregulasi badan pemerintah semacam Bappebti.

3. Robot trading berkinerja buruk

Sebelum memutuskan untuk membeli suatu robot trading, sebaiknya mengecek kinerjanya terlebih dulu. Kalian juga mampu mencoba atau melakukan pengujian dengan robot tersebut. Pastikan bahwa kinerja robot tersebut riil serta mampu diaplikasikan di pasar forex sesungguhnya.

4. Iklan yg membual

Jika Kalian menemukan iklan robot trading yg terlalu berlebihan, Kalian butuh memastikan kebenaran produk tersebut.

Untuk menghindari penipuan robot trading, Kalian butuh mengenal tutorial memilih robot trading yg baik serta benar. Berikut ini tipsnya:
  • Menggunakan panduan pemakaian robot forex yg lengkap serta bagus, untuk mengumumkan pemakai efek zona waktu, minimal dana, pemilihan time-frame, sampai persentase dana.
  • Robot telah diuji dengan data berbagai tahun ke belakang, semisalnya 1-2 tahun melewati backtesting.
  • Tidak mudah tergiur promosi yg cenderung tidak wajar.
  • Menggali info lebih mendalam terkait robot forex berkualitas.
  • Memastikan bahwa robot forex setidaknya telah diuji lebih dari 2 tahun.
  • Memprioritaskan robot forex dengan panduan penggunaan yg lebih lengkap, sebab setiap robot forex mempunyai karakter berbeda.
  • Mengamati ulasan atau testimoni terhadap satu tipe robot forex.
Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planning Mohammad Andoko mengatakan, robot trading bukan fenomena yg benar-benar baru. Ia mengaku telah memantau fenomena ini kurang lebih setahun terakhir.

Seperti penipuan investasi pada umumnya, Andoko berkata modus awalnya yakni memperkenalkan imbal yg akan terjadi yg tinggi dengan tutorial instan.

"Robot trading itu kenapa tidak sedikit orang-orang yg tertarik, sebab dirinya menjanjikan keuntungan. Sama semacam investasi bodong. Di mana ditawarkan produk, dijanjikan tiap bulan mampu berapa persen. Padahal mampu sehingga skemanya itu ponzi. Jadi dirinya mampu uang dari member yg baru,”

Kurangnya literasi investasi di masyarakat dimanfaatkan oleh penipu untuk mendulang cuan. Andoko mengungkapkan, karakteristik tidak sedikit masyarakat Indonesia tetap tidak lebih cermat dalam melakukan analisa produk investasi. Sehingga rentan terjerumus dalam investasi bodong.

"Orang-orang yg melakukan faktor ini (penipuan), sebetulnya telah tahu karakteristik orang-orang Indonesia yg senangnya mampu kepastian. Dapat  return tentu serta abnormal,” kata Andoko.

Sebagai langkah antisipasi, Andoko mengimbau terhadap calon investor supaya mendalami produk investasi sebelum mengambil keputusan. Selain itu, butuh juga mendalami market serta strateginya. Jika perlu, berguru pada pihak yg terbukti mempunyai pengalaman atau pakar dalam instrumen yg dikehendaki.

Tak kalah penting, cek pula legalitasnya. Robot trading mengacu pada platform kegiatan perdagangan jual-beli aset semacam valuta atau forex dengan cara otomatis. Melihat dari tipe produknya, regulasinya berada di  Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

"Terakhir, butuh action. Tapi rasanya belajarnya jangan eksklusif yg high return. Belajar berangsur-angsur dulu,” imbuhnya.

Di segi lain, Andoko menerangkan robot trading tidak mempunyai transparansi serta tidak mempunyai izin regulator atau ilegal.Sebagai perbandingan, Andoko menyatakan Single Investor Identification (SID) untuk investor pasar modal lebih mampu mengakomodasi dari segi transparansi.