Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Apa Itu Trading Limit Saham?




Dalam buying and selling saham, terdapat istilah TRADING LIMIT. Anda perlu memahami dengan baik apa itu buying and selling limit, karena hal ini berkaitan dengan batasan modal yang bisa anda gunakan dalam trading.


Trading restrict saham menunjukkan batas maksimum nasabah bisa membeli saham pada hari tersebut diatas modal yang anda miliki (di funds atau buying and selling balance). 


Bahasa mudahnya, buying and selling restrict itu sama dengan batas utang maksimal yang bisa anda pakai trading, atau dalam bahasa saham-nya adalah batas margin trading. Jadi kalau anda sekarang butuh duit Rp500.000, tapi anda perlu membeli barang dengan harga Rp1.000.000. Maka, Rp500.000-nya ini bisa anda dapatkan dengan cara ber-utang. 


Di pasar saham, Rp500.000 ini yang dinamakan dengan margin buying and selling atau leverage. Tapi tentu saja, jumlah uang yang bisa anda gunakan untuk utang ini ada batasnya. Misalnya, dengan modal Rp500.000 yang anda punya, dalam sehari maksimal anda bisa utang ke sekuritas senilai Rp2.000.000. 


Nah, batasan maksimal (sebesar Rp1.500.000 selain modal anda sendiri yang Rp500.000) inilah yang disebut buying and selling limit. Paham sampai disini? 

Trading restrict yang anda miliki di akun buying and selling anda bisa berubah setiap hari, tergantung dengan perubahan nilai saham (naik turunnya saham) dan komposisi saham yang anda miliki. 


Karena anda menggunakan fasilitas leverage dari sekuritas, maka tentu saja anda harus 'mengembalikan utang' tersebut PLUS BUNGANYA. 


Pada umumnya, jatuh pace buying and selling restrict di sekuritas adalah 6 hari bursa (T+6) terhitung sejak anda membeli saham. Jadi kalau T+6 setelah anda membeli saham, anda tidak menjual saham anda, maka anda akan terkena pressure sell.    


Dan perlu anda ingat juga, jika anda menggunakan fasilitas buying and selling restrict yang diberikan, maka anda akan dikenakan bunga. Misalnya di sekuritas menetapkan bunga sebesar 0,2%. 


Maka, ketika anda membeli saham BMRI pada tanggal 10 Maret misalnya, dengan fasilitas buying and selling restrict ini, dan anda memutuskan menjual BMRI tanggal 14 Maret, maka anda harus membayar juga bunga ke sekuritas sebesar four * 0,2% = 0,8% (11,12,13,14 Maret = four hari). 


Itulah penjelasan tentang buying and selling limit. Pos ini juga saya tulis untuk menjawab pertanyaan rekan2 mengenai apa itu buying and selling restrict khususnya buat buying and selling saham. 

Jadi jangan heran kalau saat melihat account precis di posisi account stability saldo anda misalnya ada Rp50 juta. Tetapi di buying and selling restrict anda bisa lebih gede dari itu, misalnya Rp60 juta. 

Nah, artinya Rp60 juta itu adalah batas maksimal buying and selling yang bisa anda lakukan di hari tersebut, di mana Rp10 juta-nya itu adalah berasal dari modal yang sekuritas pinjamkan pada anda (utang / margin trading).  

Catatan: Walaupun anda diberi fasilitas buying and selling limit, di mana anda bisa membeli saham lebih banyak daripada modal anda yang seharusnya, tetapi saya selalu menyarankan pada anda agar tidak menggunakan fasilitas ini. 

Dalam trading, sebaiknya anda tidak menggunakan utang, karena penggunaan margin ini sangat berisiko bagi trader, baik secara psikologis maupun kesehatan portofolio saham anda. 

Di pos-pos tersebut, saya juga menuliskan bahwa margin buying and selling memiliki risiko dan kerugian yang lebih besar, ketimbang keuntungan dan manfaatnya.